Topologi & IP Address β Informatika Kelas XI
Belajar jaringan komputer dengan cara yang menyenangkan: pahami topologi, jelajahi dunia IP Address, coba simulasi interaktif, dan uji pemahamanmu!
Setelah mengikuti pembelajaran ini, peserta didik diharapkan mampu menguasai konsep-konsep dasar jaringan komputer dengan baik. Berikut capaian pembelajaran yang akan diraih:
Menjelaskan pengertian, fungsi, dan manfaat jaringan komputer dalam kehidupan sehari-hari.
Menjelaskan karakteristik topologi Bus, Star, Ring, dan Mesh beserta kelebihan dan kekurangannya.
Menentukan topologi jaringan yang sesuai berdasarkan kebutuhan, skala, dan kondisi infrastruktur.
Menjelaskan struktur IPv4 (32-bit, 4 oktet) dan cara membaca notasi desimal bertitik.
Mengidentifikasi Kelas A, B, dan C berdasarkan rentang oktet pertama pada IPv4.
Membedakan IP privat dan publik serta memahami fungsi Subnet Mask dalam jaringan.
Pelajari materi melalui tab di bawah ini. Setiap topik dilengkapi penjelasan, ilustrasi, serta kelebihan dan kekurangan.
Topologi jaringan adalah pola penyusunan node (komputer/perangkat) dalam sebuah jaringan. Pemilihan topologi mempengaruhi kinerja, biaya, dan keandalan jaringan. Berikut 4 topologi utama yang perlu kamu ketahui:
Satu kabel utama (backbone) sebagai jalur pusat
Cara Kerja: Semua node terhubung ke satu kabel utama yang disebut backbone. Kedua ujung kabel ditutup dengan terminator untuk mencegah pantulan sinyal. Data dikirim secara broadcast ke seluruh node, dan hanya node tujuan yang menerimanya.
Semua node terhubung ke perangkat pusat
Cara Kerja: Setiap node terhubung ke satu perangkat pusat berupa hub atau switch. Semua komunikasi melewati perangkat pusat ini. Topologi star adalah yang paling umum digunakan saat ini karena mudah dikelola.
Node tersusun membentuk lingkaran
Cara Kerja: Node-node terhubung membentuk lingkaran (cincin). Data mengalir satu arah mengelilingi cincin dari node ke node berikutnya, biasanya menggunakan token untuk mengatur giliran pengiriman.
Setiap node terhubung ke semua node lain
Cara Kerja: Setiap node terhubung langsung ke semua node lainnya. Untuk N node dibutuhkan N(N-1)/2 jalur koneksi. Jika satu jalur putus, data otomatis mencari jalur alternatif β inilah keunggulan utamanya.
IPv4 (Internet Protocol version 4) adalah alamat logis 32-bit yang digunakan untuk mengidentifikasi perangkat dalam jaringan. Alamat ini ditulis dalam notasi desimal bertitik (dotted decimal notation) yang terdiri dari 4 oktet dipisahkan titik. Setiap oktet bernilai 0β255.
Setiap oktet berisi 8 bit, sehingga total 4 Γ 8 = 32 bit. Contoh di atas jika dikonversi ke biner: 11000000.10101000.00000001.00000001
IPv4 dibagi menjadi beberapa kelas berdasarkan nilai oktet pertamanya. Setiap kelas memiliki rentang dan jumlah host yang berbeda.
| Kelas | Oktet Pertama | Format Default | Jumlah Host | Penggunaan |
|---|---|---|---|---|
| A | 1 β 126 |
N.H.H.H |
Β±16 juta | Jaringan sangat besar |
| B | 128 β 191 |
N.N.H.H |
Β±65 ribu | Jaringan menengah |
| C | 192 β 223 |
N.N.N.H |
254 | Jaringan kecil (LAN) |
N = Network, H = Host. Kelas D (224β239) untuk multicast, Kelas E (240β255) untuk eksperimen.
Berdasarkan jangkauan aksesnya, IP Address dibedakan menjadi dua:
Digunakan di dalam jaringan lokal (LAN) dan tidak dapat diakses langsung dari internet. Biasanya dialokasikan oleh router menggunakan NAT.
Rentang:
10.0.0.0 β 10.255.255.255
172.16.0.0 β 172.31.255.255
192.168.0.0 β 192.168.255.255
Alamat unik secara global dan dapat diakses langsung dari internet. Diberikan oleh ISP kepada router/modem pelanggan.
Contoh:
8.8.8.8 (Google DNS)
1.1.1.1 (Cloudflare DNS)
202.134.1.10 (DNS Indonesia)
Subnet Mask adalah angka 32-bit yang berfungsi untuk membedakan bagian network ID (identitas jaringan) dan bagian host ID (identitas perangkat) dalam sebuah IP Address. Dengan subnet mask, perangkat dapat menentukan apakah IP tujuan berada di jaringan yang sama atau berbeda.
| Kelas A | 255.0.0.0 | /8 |
| Kelas B | 255.255.0.0 | /16 |
| Kelas C | 255.255.255.0 | /24 |
Eksperimen langsung dengan simulasi topologi dan alat cek IP Address. Semua simulasi berjalan murni di browser kamu.
Masukkan alamat IP (format IPv4) untuk mengetahui kelas, jenis (private/public), dan info lainnya. Contoh: 192.168.1.1
Jawab 5 soal pilihan ganda berikut. Setiap jawaban akan langsung diberi umpan balik. Semoga sukses!